Akhirnya saya mulai nulis blog ini.
Bukan karena hidup sudah rapi. Bukan juga karena sudah tahu mau jadi siapa lima tahun ke depan. Justru sebaliknya—karena masih banyak bingungnya.
Blog ini lahir dari satu kebutuhan sederhana: punya ruang untuk berpikir dengan suara pelan. Ruang untuk menaruh cerita, pikiran acak, pelajaran kecil, dan mungkin sesekali curhat yang nggak enak ditaruh di media sosial.
Saya sering merasa hidup berjalan cepat, sementara kepala butuh waktu lebih lama untuk mencerna. Menulis, buat saya, adalah cara memperlambat segalanya. Menarik napas. Mengurai apa yang sebenarnya sedang terjadi—di luar maupun di dalam diri.
Ke depannya, isi blog ini kemungkinan akan campur-campur. Kadang soal pekerjaan. Kadang soal hidup. Kadang soal belajar, gagal, lalu belajar lagi. Tidak selalu rapi, tapi semoga jujur.
Kalau suatu hari nanti saya membaca ulang tulisan-tulisan di sini, saya ingin bisa bilang: “Oh, ternyata aku pernah berpikir sejauh itu.” Atau mungkin: “Wah, dulu aku polos juga ya.”
Dan kalau kamu—siapapun yang kebetulan mampir—menemukan satu kalimat yang terasa relevan, satu paragraf yang bikin berhenti sebentar, itu sudah lebih dari cukup.
Blog ini bukan tentang terlihat paling benar. Tapi tentang berani jujur dalam proses bertumbuh.
Selamat datang di catatan kecil saya. Kita lihat saja nanti, tulisan ini akan dibawa ke mana.